Selamat Datang di Website Resmi Persekutuan Pemuda Pemudi Methodist Indonesia
Konferensi Agung XII Gereja Methodist Indonesia hari ke-2



25 Oktober 2013

Konferensi Agung XII Gereja Methodist Indonesia hari ke-2, tanggal 23 Oktober 2013 dimulai dengan ibadah pagi dan khotbah yang dibawakan oleh Pdt. Edy Antonius Goh dengan tema khotbah "Suksesional Apostolus" dengan ayat pendukung khotbah diambil dari Markus 14:11& Kisah 1 : 15-22, yang mengingatkan peserta konferensi untuk dapat memilih pemimpin bukan karena iming-iming uang, jabatan, dll, tetapi melakukan apa yang menjadi tugas rasul (Matius 25 : 35-36). Khotbah bapak Pdt. Goh sangat sesuai dengan apa yang menjadi agenda Konferensi Agung yaitu pemilihan pemimpin GMI (Bishop).
Acara dilanjutkan dengan agenda selanjutnya yaitu Episkopal Address.

Episkopal Address yang merupakan laporan pertanggungjawaban kinerja Dewan Bishop selama masa kerja 4 tahun dibacakan oleh Bishop Darwis Manurung dan banyak ditanggapi oleh peserta konferensi antara lain mempertanyakan sebagai gereja yang mengusung Oikumene kenapa tidak mengundang PGI dan pemerintahan minimal Bimas Kristen, agar bukan menjadi gereja yang eksklusif dan benar-benar oikumene. Kemudian pertanyaan lainnya yaitu seharusnya di Konferensi Agung agar Wilayah I & II secara terpisah memaparkan masing-masing hasil kerjanya selama 4 tahun agar terjadi koneksional. Seperti di Konta Wilayah, kita mendengarkan laporan distrik-distrik, dan di Kondist kita mendengarkan laporan resort-resort. Tetapi ditanggapi peserta lainnya bahwa koneksial justru adalah satu Episkopal Address karena seperti General Conference yang ada di Amerika Serikat ada  50-an Wilayah tetapi hanya 1 Episkopal Address saja. Dan GMI menyerap (absorb) istilah dan pengertian di General Conference Amerika seperti Episkopal Address, Lay Leader, Lay Speaker, dll. Untuk masalah KTWS dibentuk panitia Ad-hoc untuk penyelesaian masalah ini.

Laporan Urusan Pegawai dan Pensiun (UKP)
Laporan UKP dibacakan oleh Kepala UKP bapak Pdt. Gihon Tanjung yang memaparkan kinerja UKP. Isu yang timbul pada sesi ini adalah tentang ketidakseimbangan antara hamba Tuhan yang melamar dibandingkan dengan ladang pelayanan yang ada yang lebih sedikit dan juga mengenai adanya selisih dana pensiun sebesar Rp 250.000.000,- atas pemindahan dana pensiun dari PGI ke asuransi Bumiputera tetapi dari hasil team investigasi hal ini belum ada tanggapan dari pihak Bumiputera.

Laporan BPKK dan BPA dilewatkan dan dilanjutkan besok (24/10) karena pelapor (ketua belum hadir)

LAPORAN BP3 (Badan Pengkajian, Perencanaan dan Pengembangan) GMI
Laporan BP3 dibacakan oleh Pdt. Jonsen Sembiring yang mengatakan bahwa tidak ada dilaporkan dari kinerja BP3 karena tidak ada kegiatan yang dilakukan karena tidak adanya dana. Untuk itu, di pokja Konag XII akan adanya pokja Renstra (Rencana dan Strategi) GMI sampai dengan tahun 2033.

Laporan PWMI Nasional
Laporan PWMI Nasional dibaca oleh ketua Ibu Truly Simanjuntak. Yang menjadi isu dari PWMI Nasional adalah keberadaan RS. Bintang Kasih Kisaran yang keberadaannya di bawah PWMI Distrik 6 Wilayah 1, gedung Methodist Center Medan kenapa disewakan ke luar (karena tidak adanya penyewa, daripada kosong dan rusak saat ini disewakan ke Pdt Darmo untuk panti asuhan, kemudian gedung BKW Medan kenapa tidak diberdayakan (karena lokasinya berada di tengah pasar dan tidak potensial untuk tempat pembinaan)

Laporan P3MI Nasional
Laporan P3MI Nasional dibacakan oleh ketua Enty Simanjuntak. Isi dari laporan adalah kinerja P3MI Nasional yang sudah dan akan dilakukan oleh P3MI secara nasional untuk 4 tahun ke depan. Laporan ini mendapat tanggapan positif dari semua peserta konferensi dan ada usul yaitu : membentuk lembaga pendidikan formal dan meningkatkan hubungan dengan pemerintah.

Laporan P2MI Nasional
Laporan P2MI Nasional dibacakan oleh ketua Ir. RO. Sitorus. Isi laporan dari P2MI adalah akan diadakan Jumpa P2MI Nasional di wilayah I & II tahun 2014 & 2015. Untuk dana, P2MI mengandalkan dana pribadi. Kemudian dibuatnya warta P2MI berupa tabloid untuk membuat berita P2MI yang ada di Indonesia

Laporan Utusan ke General Conference
Laporan ini dibacakan oleh salah seorang utusan ke General Conference Amerika Drs. Osberth Sinaga. Dalam General Conference isu yang diangkat adalah Lesbian, Gay, and Transgender (LGTG) karena di beberapa gereja Amerika sudah banyak legalisasi pernikahan antar LGTG dan juga Hamba Tuhan yang berasal LGTG. Dalam voting yang diberikan, kebanyakan tidak menyetujui tentang LGTG. Ke depannya, diharapkan wakil dari Indonesia mampu menyuarakan isu nasional dan International di General Conference. Laporan ini banyak mendapat tanggapan antara lain dari P3MI agar pemuda dapat dipertimbangkan ikut ke General Conference karena adanya pembelajaran yang penting untuk pemuda dan di sana juga ada diskusi untuk pelayanan pemuda. Kalaupun tidak menjadi utusan, mungkin sebagai pengamat (observer) dan peninjau (visitor).

Laporan Panitia Disiplin
Panitia disiplin telah membuat rangkuman petisi yang akan dibahas di pokja-pokja nantinya. Pokja dibagi menjadi 10 Pokja. Peserta diberikan kebebasan memilih pokja nya. Tetapi karena kebanyakan peserta memilih pokja urusan pensiun, maka Bishop mengusulkan agar peserta yang berjumlah sekitar 400an orang dibagi menjadi 10 kelompok dengan anggota kira-kira 40 orang.

Tiap pokja mengambil tempat masing-masing, kemudian hasilkan akan dibacakan tgl 24/10.
Konferensi Agung ditutup dengan ibadah malam


Penulis :
Sumber : peserta Konferensi Agung XII

Dibaca : 2003 kali